Senin, 22 Oktober 2012

LIFI, Jaringan Berbasis Cahaya

Sebuah penelitian menghasilkan sebuah teknologi yang disebut sebagai Light Fidelity atau LiFi menjanjikan kecepatan transfer yang lebih cepat dibanding WiFi dan LiFi kemungkinan akan menggantikanWiFi dimasa mendatang. WiFi atau Wireless Fidelity mungkin sudah akrab ditelinga pengguna komputer. WiFi ini juga sering disebut sebagai WLAN(Wireless Local Area Network) yang menggunakan gelombang radio dengan frekuensi 2,4GHz yang menggunakan standar IEEE 802.11. 
Baru-baru ini para peneliti dari Universitas Edinburg telah mengembangkan sistem jaringan wireless atau nirkabel yang mampumenghasilkan kecepatan transfer hingga 130mbps menggunakan teknologi cahaya. 

Berbagai Kreasi Yang Terbuat Dari Emas

Sushi
Di Filipina, seorang koki yang berbasis di Manila menciptakan entrĂ©e berisikan lima potong sushi luxe. Meskipun sushi tidak menyimpang dari bahan yang umum, namun makanan ini dibalut dengan pita tipis dari emas 24 karat dan berlian Afrika. Dengan harga $ 2750 per porsi, pastikan anda tidak menyisakan emas dan berlian itu di tempat sampah

Facial 
Awalnya dibuat di Jepang, facial wajah dengan lapisan emas 24 karat . Perawatan spa yang sangat mewah ini dikatakan mengencangkan kulit dan mengurangi keriput serta bintik matahari. Biaya untuk sekali sekitar US $ 500

Toilet
Turis dari seluruh dunia akan berhenti di Hong Kong untuk melihat toilet Hang Fung's solid gold 24 karat. Tahta mengkilap disertai dengan perlengkapan emas lainnya untuk menyelesaikan panggilan alam anda. Dengan biaya pembuatan sekitar 5 Juta dolar AS, orang akan lebh merasa gembira untuk mengambil gambar di sana, daripada mendudukinya
Vibrator
Lelo Yva's 18 karat gold dengan harga $2.580, membuat hidup tanpa pasangan menjadi sangat mahal.

Temuan Gua Balok Misterius di mars


Misteri penemuan artefak seperti kerangka hewan, tengkorak manusia dan patung di Mars masih belum terpecahkan. Sekarang para peneliti menemukan objek berbentuk gua dan kayu di planet Mars. Gambar yang diambil NASA ini menunjukkan adanya sebuah gua seperti pintu yang misterius pada dasar sebuah formasi bukit di Mars. Orang yang pertama mengidentifikasi pintu tersebut bukanlah ilmuwan NASA melainkan seorang pembaca web Cnews dari Rusia bernama Alexander Novgorodov. Ia melihat sebuah struktur seperti buatan manusia di kaki bukit. Gambar ini diambil oleh pesawat Reconnaissance Orbiter.

Para peneliti mengemukakan kemungkinan bahwa pintu tersebut adalah sebuah hasil dari erosi iklim. Namun tetap saja pintu itu menjadi perbincangan hangat mengingat bentuknya yang unik. Bentuk bukit yang seperti air mata ini terletak di tengah-tengah wilayah beku planet Mars. Mars adalah rumah dari gunung terbesar di seluruh planet dan lembahnya adalah yang terdalam dari seluruh planet yang pernah ditemukan. Dan Mars juga satu-satunya planet yang paling mungkin dapat menampung kehidupan manusia. Beberapa tanaman terbukti dapat hidup pada tekanan CO2 rendah seperti atmosfer Mars.

Foto disamping ini diambil oleh Mars Rover, dan yang terekam di dalam foto tersebut membuat para ahli kebingungan. Apakah itu sepotong kayu ? Foto itu pertama kali dirilis pada tahun 2004. Segera dunia internet menjadi ramai dengan perbincangan dan teori konspirasi. 
Bahkan ada isu  bahwa NASA pernah menyatakan bahwa Mars adalah sebuah dunia gurun yang memiliki hutan lebat. Dan itu tidak pernah dibuka kepada publik. Para peneliti yang skeptis menyatakan bahwa gambar kayu tersebut kemungkinan didapat dari hasil pareidolia - sebuah stimulus acak yang dipersepsikan memiliki signifikasi bentuk. Seperti awan yang kadang terlihat memiliki bentuk tertentu.